10 Cara Budidaya Ikan Bawal Sampai Sukses Panen

8 min read

Quick Fact, Ikan bawal

Budidaya ikan bawal tidak hanya memenuhi hasil perikanan untuk kebutuhan nasional, tetapi juga untuk memenuhi kebutuhan ekspor. Sebagai negara penghasil ikan, hasil budidaya Indonesia dalam hal perikanan telah merambah ke luar negeri termasuk negara tetangga yaitu Singapura.

Di penghujung 2020 lalu, menurut Badan Karantina Ikan Pengendalian Hasil Perikanan Batam melaporkan bahwa pelabuhan laut pada pulau Batam telah mengekspor hingga 1,9 ton ke negara tersebut.

Nilai ekspor tersebut berhasil meraih hingga 141, 83 miliar sebagaimana disampaikan oleh Kepala Stasiun Karantina Ikan Pengendalian Mutu Dan Keamanan Hasil Perikanan batang yaitu Anak Agung Gede Eka Susila.

Dari ekspor Januari sampai Oktober 2020, volume mencapai 1.966 ton pada komoditi ikan mati/segar, 262. 408 ekor komoditi hidup, yang menyumbangkan nilai ekspor hingga Rp 66, 37 miliar.

Nilai tersebut tentu sangat besar mengingat pelabuhan laut belakang Padang masih satu di antara 8 Wilayah kerja dalam karantina ikan pengendalian mutu dan keamanan dari hasil perikanan di Batam saja.

Apa saja jenis ekspor yang dilakukan oleh wilayah tersebut? Hasil perikanan tersebut antara lain adalah ikan kerapu, udang, ikan kembung, tenggiri, dan masih banyak lagi Salah satunya yaitu ikan bawal hitam.

Infografik Budidaya Ikan (Bawal)

Mengapa Harus Budidaya Ikan Bawal?

Nilai ekspor yang begitu tinggi, dan gerakan mengkonsumsi ikan di Indonesia juga terus meningkat seiring berjalannya waktu. Ikan bawal tidak hanya memberikan cita rasa gurih atau lezat tapi memenuhi nilai gizi untuk makanan sehari-hari.

Pelaku budidaya ikan bawal terus bertambah seiring berjalannya waktu karena memang melihat keuntungan menjanjikan dari bisnis tersebut. Tidak hanya untuk memenuhi permintaan restoran, tetapi juga untuk lauk-pauk di rumah.

Quick Fact, Ikan bawal

Selain itu, berikut adalah alasan mengapa anda harus memulai budidaya bawal:

  • Cocok untuk pemula karena dapat menggunakan lahan kecil dengan modal minim
  • Bisnis budidaya dapat dijalankan oleh berbagai kalangan
  • Konsumen juga dari berbagai kalangan, dan peminatnya sampai pasar ekspor
  • Berkhasiat tinggi

Jenis-Jenis Ikan Bawal

Secara umum, terdapat dua jenis ikan bawal, yaitu bawal hitam, bawal putih, dan bawal air tawar. Masing-masing memiliki ciri khas tersendiri.

Ikan Bawal Hitam

Ikan bawal hitam dalam dunia internasional dikenal dengan Black pomfret. Selain itu, ikan bawal tersebut dapat ditemukan pada perairan Selat Malaka, laut Jawa, serta sepanjang perairan Sulawesi Selatan, kalimantan, laut Arafuru.

Ikan bawal hitam berciri khas tubuh pipih dan tinggi seperti belah ketupat. Pada bagian atasnya terdapat warna abu-abu sedangkan pada bagian bawah yaitu putih perak.

Jenis ikan bawal tersebut adalah pemakan tumbuhan, ikan kecil, udang, dan umumnya memiliki daya jual sangat tinggi.

Ikan Bawal Putih

Nama lainnya yaitu kuli Pasir Putih sedangkan dalam dunia internasional sering disebut sebagai silver pomfret. Bawang putih punya lingkungan hidup pada daerah perairan pantai, air tawar, atau air payau.

Seperti ikan bawal hitam, pomfret juga tinggal pada bagian dasar air berlumpur, sampai kedalaman 100 meter dan sering berada pada kedalaman 15 atau 25 meter. Selain itu, ikan bawal juga terkenal membentuk gerombolan besar.

Ciri khasnya yaitu memiliki tubuh lebar seperti belah ketupat dan menyukai Plankton kasar, udang, juga ikan-ikan kecil.

Bawang putih memiliki warna tubuh abu-abu sedangkan pada bagian bawah tampak putih perak. Bagian siripnya juga berwarna sedikit gelap dan ukuran tubuh mencapai 15/20 cm. Pada ikan bawal putih dewasa ukurannya dapat mencapai 29 cm.

Ikan Bawal Air Tawar

Pada bawal air tawar, tubuhnya tampak lebih bulat dan cukup berbeda dengan bawang putih atau hitam. Perbandingan tinggi juga panjangnya adalah 2:1.

Ciri khas bawal air tawar dapat Anda lihat dari bagian atas tubuhnya yaitu berwarna namun masih ada warna abu dan tampak gelap, sedangkan pada bagian bawahnya yaitu warna merah yang ada pada sirip atau dada ikan.

Terakhir, ikan bawal air tawar memiliki kepala lebih kecil dengan bentuk bibir lebih tebal.

Cara memilih induk ikan bawal

Sangat penting untuk mengetahui apa perbedaan induk ikan bawal betina dan jantan sesuai ciri-ciri pada bentuk fisik.

Ciri-ciri ikan bawal jantan yaitu:

  • Umur 3 tahun
  • Tubuh langsing, bobot kurang lebih 2 kg
  • Warna kulit kemerahan
  • Perut tampak terisi dan jika diraba terasa kasar

Sedangkan ciri ikan bawal betina yaitu:

  • Umur 4 tahun
  • Tubuh lebar dan pendek serta berat kurang lebih 2 kg
  • Warna tampak lebih gelap
  • Perut terasa lembek dan kendur

Pembuatan Kolam Ikan Bawal

Dalam ternak ikan bawal, tentu anda harus menyiapkan pembuatan kolam. Ada teknik budidaya bawal pada kolam berbeda, seperti kolam terpal atau kolam tanah.

Ternak Ikan Bawal Pada Kolam Terpal

Kolam terpal lebih efisien waktu, biaya juga minim sehingga cocok untuk pemula yang ingin ternak ikan bawal. Pada kolam terpal tidak bisa langsung Anda gunakan begitu saja karena harus diisi air sebanyak 50 cm dan biarkan hingga 2 hari.

Jika sudah 2 hari ganti air dalam kolam dan biarkan sampai 1 minggu lalu berikan daun Ketepeng atau daun pepaya. Fungsi daun ini adalah sebagai antiseptik untuk menghilangkan zat-zat yang berbahaya bagi ikan.

Jadi, kalau menggunakan kolam terpal anda tidak perlu memupuk bagian dasar kolam seperti halnya kolam tanah.  Kolam terpal untuk budidaya ikan bawal sangat perlu anda perhatikan pada bagian kebersihan terpal dan salinitas. Sehingga perlu pencucian juga perendaman supaya budidaya dapat berhasil.

Budidaya Ikan Bawal Dalam Kolam Tanah

Anda dapat menggunakan kolam tanah yang kering dan sudah melalui proses pengapuran menggunakan kapur tohor sebanyak 25 kg. Tujuannya adalah untuk meningkatkan pH tanah serta menghilangkan kolam dari hama atau penyakit pada bagian celah-celah tanah.

Penggunaan pupuk pada ternak ikan bawal tidak harus dilakukan. Tapi jika ingin memberikan pupuk, gunakan pupuk kandang matang dosis 25-50 kg pada kolam tanah 100 M2.

Setelah pemupukan, isi air dalam kolam hingga mencapai ketinggian 3 cm. Tambahkan volume air secara bertahap yaitu setelah 3 hari sehingga kedalaman mencapai 60 sampai 120 cm sesuai dengan jumlah ikan dalam kolam.

Untuk memulai budidaya ternak ikan bawal, anda dapat mengeluarkan biaya minimal 2 juta untuk akuisisi lahan, beli benih, biaya membuat kolam, dan biaya peralatan.

Cara Mengawinkan Ikan Bawal

Sebagai salah satu jenis ikan air tawar yang berasal dari Hawaii dan beberapa bahkan dari Indonesia, anda dapat memulai budidaya dengan cara melakukan pemijahan secara alami.

Budidaya dengan cara ini sangat penting jika anda ingin melakukan budidaya dengan tujuan untuk menghasilkan anakan ikan bawal yang dapat Anda jual ke para pelaku budidaya di kolam pembesaran.

Itulah mengapa, anda wajib tahu apa saja ciri-ciri induk bawal jantan dan betina yang berkualitas dan mengetahui seperti apa proses pemijahan pada ikan bawal.

Proses pemijahan dapat Anda mulai Jika ikan betina telah memperoleh rangsangan. Dalam hal ini membutuhkan hormon buatan atau hipofisa yaitu ovaprim.

Agar telur ikan bawal betina dapat berhasil menetas, maka anda harus memastikan bahwa telur sudah matang gonad dengan cara mengambil sample menggunakan alat tertentu yaitu canulator.

Jika telur tampak berbentuk bulat dan warna hijau dengan ukuran sama, berarti induk bawal sudah matang gonad dan anda dapat melakukan pemijahan.

Ketika melakukan pemijahan, kematangan gonad sering terjadi pada bulan Oktober sampai April. Biasanya, induk yang sudah siap anda pijahkan akan mencari tempat cocok.

Ikan bawal menetas, nampak larva ikan menunjukkan mulut yang terbuka namun belum bisa menerima makanan. Tidak perlu dikasih makan karena ikan tersebut sudah memiliki kuning telur sebagai cadangan pakan.

Setelah larva berumur 4 hari, cadangan makanan telah habis dan dan membutuhkan pakan dari luar.

Cara Memilih Bibit

Ketika memilih dan menentukan benih berkualitas untuk ikan bawal, ada beberapa ciri-ciri bibit yang dapat anda pilih, yaitu:

  • Ukuran bibit 5 sampai 8 cm
  • Tidak ada cacat fisik
  • Warna tampak serupa
  • Benih aktif bergerak

Dan jika anda sudah membeli bibit ikan bawal, lakukan proses ada dalam kolam dengan kondisi sudah terbungkus plastik supaya ikan bawal tidak stres.

Cara Menebarkan Bibit

Sebelum anda menebar benih, berikan waktu agar benih dapat beradaptasi dengan suhu kolam. Sama seperti budidaya ikan lainnya, ikan bawal yang masih terbungkus dalam plastik dapat anda letakkan ke dalam kolam selama 2 hari. Tujuannya adalah supaya benih-benih dan tidak mati.

Jika bungkus plastik tampak mengembun, lepaskan seluruh benih secara perlahan. Jika Anda menggunakan kolam terpal sebagai wadah budidaya ikan bawal, idealnya tebar sebanyak 100-150 ekor dengan ukuran benih 5 sampai 12cm.

Penebaran benih pada kolam terpal berbeda dengan kolam tanah karena ketinggian air idealnya yaitu 30-40 cm dan tambahkan filter untuk menjaga aliran oksigen.

Cara Memberi Pakan

Memberi pakan ikan bawal tidak boleh sembarangan karena ikan membutuhkan makanan tinggi protein serta vitamin supaya mendukung perkembangan bawal. Anda dapat memberikan pelet sesuai dengan berat tubuh ikan, dengan dosis 3-5% dari bobot ikan.

Berikan pelet sebanyak 3 kali setiap hari dengan cara sebar ke seluruh kolam dan berikan vitamin lipopolisakarida yang sudah anda campur dengan pakan ikan.

Pada ternak ikan bawal menggunakan terpal, pemberian pakan dapat menyebabkan kotoran mengendap pada bagian dasar. Sehingga, Anda harus rajin membersihkan kolam sekitar 20 hari sekali dengan cara memakai spon.

Hama Dan Penyakit Ikan Bawal

Sebagai ikan air tawar yang memiliki pertumbuhan lebih cepat dibandingkan dengan ikan air tawar lain membudidayakan bawal terbilang mudah dan tidak membutuhkan waktu lama.

Anda dapat beternak ikan bawal menggunakan kolam terpal, kolam tanah, kolam semen, atau wadah lain.  Namun hal yang harus anda perhatikan adalah penyakit dan hama yang dapat mengganggu proses budidaya bawal sebagaimana berikut:

Bebeasan

Gejala: Terdapat bintik bulat kemerahan, ikan terluka, bawal habis atau hilang

Pengendalian: Kurangi bahan organik dalam kolam dengan cara membersihkan kolam dan bersihkan tanaman pada sekitar kolam.

Ucrit

Gejala: Ikan mati, tersengat sampai ikan berbusa

Pengendalian: Kurangi bahan organik dalam ikan, bersihkan kolam dan ganti air serta kurangi tanaman pada sekitar kolam.

Belut

Gejala: Kematian pada ikan, ikan hilang, depresi, produksi ikan menurun

Pengendalian: Lakukan proses pengeringan kolam serta tutup lubang-lubang kecil pada sekitar kolam dan ganti air bersih.

Ular sawah

Gejala: Ikan tampak habis dalam kolam dan tidak ada ikan muncul pada permukaan air

Pengendalian: Gunakan jaring halus pada permukaan kolam dan bersihkan tanaman liar pada sekitar kolam dan buat perangkap ular.

Jamuran

Penyakit yang disebabkan oleh jamur dengan gejala terdapat warna putih atau abu-abu, gerakan ikan jadi lambat dan bobot berkurang sehingga dapat meningkatkan kematian pada seluruh ikan bawal dalam kolam

Pengendalian: Jaga kualitas air dan beritakan yang bergizi. Pada ikan yang terkena jamur maka harus ada karantina dan lakukan perendaman menggunakan formalin. Alternatif lainnya menggunakan malachite Green dan ikuti petunjuk penggunaan.

Penyakit bintik putih

Dikenal juga sebagai white spot yang disebabkan oleh protozoa dengan gejala munculnya bintik putih pada permukaan kulit bawal serta ikan tampak pucat dengan gerakan lambat. Ikan juga mengalami nafsu makan yang menurun.

Pengendalian:

Perhatikan kualitas air setelah lakukan pembersihan kolam secara teratur. Tangani ikan yang terserang dengan melakukan perendaman pada larutan formalin atau juga menggunakan garam selama 2 jam.

Trichodiniasis

Penyakit ini membuat ikan tampak pucat, mengalami pendarahan pada bagian insang, kulit dan sirip.

Pengendalian: Selalu menjaga kualitas air, dan memberikan makanan tambahan yang lebih bernutrisi juga menaikkan suhu air. Selain itu cobalah untuk filterisasi juga perendaman ikan pada yang terinfeksi menggunakan vaksinasi atau garam. Ikuti petunjuk penggunaan.

Bakteri

Peranan bakteri pseudomonas atau bakteri aeromonas dapat menyebabkan ikan tidak nafsu makan dan berwarna pucat disertai gerakan lambat dan bobot tubuh yang terus menurun.

Pengendalian: Melakukan pergantian air secara rutin dan rendam ikan yang terserang menggunakan bakterisida, formalin dan vaksinasi mengikuti petunjuk penggunaan.

Virus KHV

Disebabkan oleh koi herpes virus yaitu dengan gejala ikan tiba-tiba, disertai gerakan melambat dan produktivitas menurun. Ikan juga menunjukkan tanda-tanda sering muncul ke permukaan.

Pengendalian:

Jaga kualitas air, sering bersihkan kolam secara rutin. Rendam ikan yang terserang menggunakan larutan formalin, atau vaksinasi sesuai dosis.

Proses Pemanenan

Ikan bawal dapat anda panen setelah berusia 6 bulan dari penebaran benih. Jika anda ingin menjual pasar, maka bobot ikan tersebut harus mencapai 500 gram.

Proses pemanenan dapat dilakukan dengan cara kuras air dalam kolam, sampai Tersisa sedikit saja. Lalu gunakan jaring lebar guna menangkap ikan dan pindahkan pada wadah besar yang sudah anda isi air bersih. Dalam sekali panen bawal, mencapai 1 juta minimal.

Sukses Budidaya Bawal Awal Tahun 2020

Masih ragu dengan informasi tentang mengenai ternak ikan bawal sebagai pemula?

Anda dapat melihat beberapa informasi tentang kesuksesan budidaya bawal pada tahun 2020 berikut untuk memberikan wawasan tentang peluang bisnis pada produksi Perikanan Indonesia.

Balai Perikanan Budidaya Laut Batam Produksi Bawal Hybrid

Siklus pertama, BPBL Batam mampu memproduksi benih bawal hybrid usia 30 hari dengan ukuran 3-4 cm mencapai 5000 ekor. Hal ini menjadi prestasi karena instansi tersebut adalah satu-satunya yang ada di Indonesia dan telah sukses dalam produksi Bawal hibrida.

Siklus kedua, jumlah benih mencapai 20.000 ekor usia 14 hari dengan ukuran 0,6 cm. Hal ini juga menunjukkan bahwa permintaan ikan bawal terus meningkat sehingga mendapatkan perhatian khusus.

3 Milenial Sukses Semarang Bisnis Bawal  Dan Ikan Segar

Indofishery merupakan start up yang didirikan oleh tiga millenial jebolan Universitas Diponegoro Semarang.

Bermodalkan 10 juta rupiah untuk membeli 1 unit freezer untuk simpan hasil ikan air tawar seperti nila, dan bawal, bandeng, patin, gurame, dan juga ikan segar lainnya dengan harga murah.

Mereka melakukan pemasaran produk menggunakan cara online dan memanfaatkan media sosial sehingga mampu menjual hingga 8 ton ikan segar setiap bulan dengan pelanggan utama dari restoran-restoran di Indonesia.

Endi Rianto, Warga Banjarnegara Budidaya Bawal Hasil Puluhan Juta

Menggunakan sisa ruangan rumah dengan ukuran 7×12 m, pemuda usia 30 tahun dari Banjarnegara Jawa Tengah tersebut melakukan budidaya ikan bawal dalam ruangan atau indoor menggunakan wadah ember plastik dengan sistem penyuntikan.

Bisnis jual beli anakan ikan bawal sangat menjanjikan sehingga kini ia berhasil menjadi jutawan dari hobi memelihara ikan. Setiap 2 hari sekali ia mampu menghasilkan anakan ikan bawal, sehingga per bulan ia mampu meraup omzet mencapai 40 sampai 60 juta.

Dengan seluruh informasi tentang ternak bawal yang masih berjalan sampai tahun 2020 ini, terbukti bahwa budidaya tersebut masih digandrungi dan masih tinggi peminat. Sehingga, anda dapat mencoba bisnis budidaya ikan bawal dan memperoleh peluang menjanjikan.

Tinggalkan Balasan